Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa seorang pekerja yang sudah sangat berpengalaman tetap bisa melakukan kesalahan fatal? Jawabannya seringkali bukan pada kurangnya keterampilan, melainkan pada kondisi biologis otak atau yang kita sebut sebagai "Neurosafety".
Neurosafety adalah pendekatan mutakhir dalam manajemen HSE yang mempelajari bagaimana otak manusia merespons stres, kebosanan, dan distraksi di tempat kerja. Dalam artikel ini, kita akan mengeksplorasi bagaimana "Amigdala Hijack" dapat membuat seseorang mengabaikan prosedur keselamatan yang krusial.
3 Pilar Utama Neurosafety:
1. Brain-Minded Leadership: Pemimpin harus memahami kapasitas kognitif timnya sebelum memberikan instruksi kompleks.
2. Cognitive Load Management: Mengurangi beban informasi berlebih pada saat-saat kritis untuk mencegah kecelakaan.
3. Behavioral Reinforcement: Membangun kebiasaan aman melalui pemahaman jalur saraf di otak.
Memahami Neurosafety berarti kita berhenti menyalahkan "human error" and mulai memperbaiki "human system". SafeOn telah mengintegrasikan prinsip-prinsip ini ke dalam setiap pelatihan non-sertifikasi kami untuk memastikan keselamatan yang berkelanjutan.